sajak curik bali

apakah di sana
jiwa kami harus bertaut
hidup bergelimangan pujian, dan
hidup dengan cengkeraman mata makhluk makhluk berpeluh
kadang liar kadang jinak
tidak,
hidup kami di sini
jiwa kami adalah hembusan angin
membelai padang padang ilalang
hutan gersang ini
biarkan kami di sini
hidup bergelimangan harapan, dan
menjadi dewa tanah tanah ini
biarkan leluhur kami mengajari
arti kehidupan
liarnya siang dan sadisnya malam
kami adalah kebebasan
yang diterbangkan angin
mengembara dalam keriuhan angkuhnya akal
kamilah pelengkap keajaiban tanah dewata

Bali, 21 Juni 2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s